24-hour Call Center (021) 2929 9999

» Asuransi, Bisnis & Investasi, Edukasi Keuangan » Kelebihan dan Kekurangan Asuransi Investasi
asuransi investasi (pratibhainsurance.in)

February 27, 2015 Comments (0) Views: 10174 Asuransi, Bisnis & Investasi, Edukasi Keuangan

Kelebihan dan Kekurangan Asuransi Investasi

Baru-baru ini asuransi investasi sangat ramai diperbincangkan pada berbagai kalangan. Hal ini dikarenakan banyak orang hanya mengetahui kelebihan dari asuransi investasi tersebut tanpa memahami dan mengerti kekurangannya. Terlebih mereka yang memiliki banyak uang akan banyak yang tertarik menggunakan uangnya untuk asuransi dan investasi. Sebelum anda memutuskan menggunakan uang untuk asuransi dan investasi, sebaiknya pelajari terlebih dahulu kelebihan dan kekurangannya agar anda tidak salah dalam mengambil keputusan.

Kelebihan Asuransi Investasi

Asuransi dan investasi yang dijadikan satu memang terkesan lebih praktis karena anda tidak perlu membayar di tempat yang berbeda. Hanya dengan sekali membayar anda sudah langsung memiliki asuransi dan investasi. Selain itu, pihak asuransi ini juga akan memberikan asuransi dalam berbagai bentuk sekaligus. Misalnya asuransi jiwa, asuransi kecelakaan, dan investasi digabungkan menjadi satu. Sistem pembayarannya pun juga sangat mudah, anda tidak perlu datang ke kantor penyedia jasa asuransi investasi namun dapat dibayar melalui kartu kredit. Cara ini tentunya akan sangat fleksibel untuk mereka yang memiliki banyak aktivitas dan tidak sempat meluangkan waktunya untuk mengantri.

Dengan kelebihan tersebut tentunya akan membuat banyak orang tertarik mengikuti asuransi dan investasi ini. Tawaran yang sangat menggiurkan ketika orang bisa berinvestasi dan sekaligus bisa mendapat asuransi.

Kekurangan Asuransi Investasi

Selain memiliki kelebihan, asuransi investasi juga memiliki kekurangan. Kekurangan inilah yang harus anda perhatikan jika ingin memutuskan memilih asuransi dan investasi sekaligus. Kekurangan yang paling terlihat pada asuransi investasi ini terletak pada preminya. Premi dari penggabungan asuransi investasi ini akan jauh lebih mahal jika dibandingkan dengan asuransi dan investasi yang terpisah.

Perlu anda ketahui bahwa tunai yang terbentuk pada awal pembelian produk asuransi investasi sangat kecil. Kecilnya nilai tunai tersebut bisa sampai lebih lebih kecil dari nilai premi yang harus dibayarkan. Biasanya anda tidak akan mendapat banyak informasi berkenaan dengan jenis investasi yang anda terima. Karena biasanya pihak asuransi yang akan memilihkannya untuk anda, sehingga anda tidak bisa memilih sendiri jenis investasi yang anda inginkan.

Kekurangan yang lain akan segera terlihat jika anda sudah terlanjur membeli asuransi investasi dan ingin memutuskan untuk berhenti. Pada saat anda sudah tidak mampu lagi membayar premi, maka investasi anda akan hilang. Jadi jika anda memutuskan untuk berhenti, jelas anda akan merasa rugi. Namun jika anda memaksakan diri untuk tetap melanjutkan, maka anda harus tetap membayar premi yang mahal tersebut.

Solusi yang Bisa Anda Pilih

Untuk menghindari agar anda tidak banyak mengalami kerugian atau merasa dirugikan, lebih baik memilih asuransi berjangka. Asuransi berjangka preminya jauh lebih kecil jika dibandingkan dengan asuransi investasi. Dengan pembayaran premi yang lebih kecil, sisa pembayaran premi ini dapat anda gunakan untuk investasi yang lain. Cara ini memang terlihat ribet dan tidak praktis, namun dengan memilih solusi ini anda bisa lebih tenang dalam berasuransi dan berinvestasi serta tidak akan merasa dirugikan. Dengan demikian pemisahan antara asuransi dan investasi merupakan cara yang paling aman. Walau bagaimanapun juga, asuransi dan investasi merupakan dua hal yang berbeda dalam hal tujuan dan sudah barang tentu memang lebih baik dipisahkan. Jika anda menginginkan proteksi dan investasi yang lebih optimal, anda bisa memilih asuransi berjangka dan reksadana.

image source: pratibhainsurance.in

Tags: ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>