Edukasi Keuangan Keuangan
Mar 19, 2015

Perlukan Suatu Pengelolaan Keuangan?

Uang bukanlah segalanya di dunia ini, tapi untuk mendapatkan segalanya di dunia ini dibutuhkan uang. Begitulah opini dari beberapa orang tentang benda terpopuler yang menjadi salah satu media utama dalam transaksi jual beli saat ini. Memang tak bisa terelakkan bahwa pemegang uang terbanyak cenderung lebih berkuasa. Berkuasanya uang di dunia ini memberikan dampak yang besar bagi kehidupan umat manusia.

Sebagai pengguna uang, kita harus dapat memaksimalkan fungsi alat tukar tersebut dengan baik, karena bila tidak kita sendiri yang akan menerima dampak buruk dari uang tersebut. Sayangnya, tidak semua orang berbakat dalam hal pengelolaan uang dan sebagai makhluk sosial mereka membutuhkan relasi yang lebih cermat dan teliti yang mengerti fokus masalah keuangan. Dari situlah kiranya lahir suatu studi dan job administrasi dan pengelolaan keuangan.

Manajer Keuangan, Sesuatu Yang Harus Ada

Pengelola keuangan atau sering disebut juga manajer keuangan saat ini sangat dibutuhkan di banyak tempat, terutama di perusahaan-perusahaan posisi tersebut haruslah ada demi kelangsungan perusahaan tersebut. Selain perusahaan, pengelola keuangan juga dibutuhkan di bidang politik dan kenegaraan.

Sangatlah jelas tugas mereka dalam hal tersebut mengingat fungsi dari pemerintah negara adalah untuk menyejahterakan rakyat dan pastinya untuk mewujudkan hal tersebut dibutuhkan suatu sistem manajemen keuangan yang sempurna dalam mengerjakan tugasnya. Termasuk fungsi pemerintah juga ialah memajukan pendidikan di negaranya demi menciptakan penerus-penerus bangsa yang berkualitas, dan juga memberi anggaran sejumlah uang yang disebar ke daerah-daerah melalui pemerintah di daerah tersebut guna memenuhi kebutuhan warga penduduk daerah tersebut. Selain contoh-contoh yang telah tersebut di atas masih banyak lagi alasan mengapa diperlukan seorang pengelola keuangan di kehidupan kita.

Proses Pengelolaan Keuangan

Tidak seperti bendahara kelas yang terkesan tugasnya hanya menyimpan dan mengumpulkan uang, manajemen keuangan mempunyai polemik yang lebih kompleks mulai dari perencanaan hingga evaluasi. Setiap manajer harus membuat perencanaan keuangan instansi yang ia tangani. Perencanaan atau rancangan keuangan tersebut menggambarkan bayangan tentang proses perputaran uang di instansi tersebut dalam selang waktu tertentu, seperti berapa dana yang dibutuhkan sebagai modal awal, berapa uang yang akan ditetapkan sebagai biaya bulanan dan berapa pula laba per-bulan, atau berapa dana yang dibutuhkan untuk memenuhi fasilitas pekerja dan kapan dana tersebut dapat diperoleh, diperlukan juga rancangan sumber dana.

Selain rencana keuangan diperlukan juga strategi dalam mengelola uang. Strategi diperlukan agar proses perputaran uang di instansi tersebut tidak berhenti dan mengantisipasi kemungkinan terburuk terjadi. Setelah persiapan sudah disiapkan dengan sangat matang masuklah masa dimana manajer melakukan tugas utamanya yakni me-manage pengelolaan keuangan instansi atau perusahaan tersebut.

Penggunaan uang harus dikontrol sebaik mungkin guna menghindari kemungkinan buruk terjadi di masa mendatang. Semua proses pengerjaan seorang manajer haruslah direkam, biasanya dilakukan dalam bentuk tulisan. Tulisan berisi laporan yang dalam selang waktu tertentu dilakukan evaluasi secara rutin mengenai regulasi uang di instansi tersebut. Dari evaluasi tersebut akan terlihat kinerja dari seorang manajer selama selang waktu terebut dan dari evaluasi tersebut juga akan terlihat kekurangan apa yang terjadi selama ini dan diharapkan tidak terulang lagi di masa mendatang.

Evaluasi yang dilakukan dalam selang waktu tertentu juga akan memudahkan proses pembuatan laporan pertanggungjawaban nantinya. Seorang manajer keuangan harus membuat laporan pertanggung jawaban untuk mempertanggung jawabkan atas apa yang selama ini ia kerjakan. Hal ini penting karena inilah salah satu faktor utama yang meningkatkan profesionalitas seorang manajer keuangan, trade record-nya akan bagus jika pekerjaan yang dilakukan bagus dan ia mampu bertanggung-jawab atas apa yang ia kerjakan.

image source: engineeryourfinances.com


×